Epilepsi Bisa
Disembuhkan
Epilepsi adalah gangguan yang dihasilkan dari lonjakan sinyal listik di
dalam otak. Penyakit epilepsi sering dihubungkan dengan hal-hal yang
mistis, seperti kerasukan, guna-guna, dan kutukan. Stigma negatif ini terjadi
karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit epilepsi ini.
Epilepsi disebabkan oleh keturunan genetika, tetapi tidak semua orang yang
mengidap epilepsi dipengaruhi oleh genetik. Penyebab lainnya adalah trauma
kecelakaan yang berkelanjutan. Srangan jantung yang menyebabkan kerusakan pada
otak juga dapat mengakibatkan epilepsy. Pada orangtua demensia adalah penyabab
utamanya, demensia adalah penurunan fungsi otak yang disebabkan oleh kelainan
otak.
Dokter biasanya memberikan obat-obatan untuk menyembuhkan epilepsi. Apabila
obat-obatan itu tidak dapat menymbuhkan epilepsi maka dokter dapat mengajukan
operasi.
Beberapa orang penderita epilepsi dapat disembuhkan melalui pemberian
obat-obatan secara teratur. Obat ini juga menimbulkan efek samping, antara lain
mudah lelah,kehilangan kepadatan tulang, pusing, depresi, bahkan menimbulkan
pikiran untuk melakukan bunuh diri karena tidak kuat menahan efek samping yang
ditimbulkan.
Apabila obat yang diberikan dokter tidak dapat menyaembuhkan epilepsi,
dokter bisa mengajukan operasi pembedahan. Dalam operasi pembedahan dokter akan
menghilangkan area otak yang menyebabkan kejang. Jika kejang berasal
dari bagian otak yang tidak dapat dihapus, dokter dapat
merekomendasikan jenis operasi yang berbeda dimana ahli bedah membuat
serangkaian pemotongan otak. Pemotongan ini dirancang untuk mencegah kejang
menyebar ke bagian lain dari otak.
Jadi, epilepsi bukanlah penyakit seperti yang dianggap oleh masyarakat
selama ini, yang mengaggap penyakit ini disebabkan oleh kerasukan, guna-guna,
dan kutukan. Alangkah sebaiknya kalau kita meninggalkan kepercayaan-kepercayaan
seperti itu sehingga tidak timbul stigma negatif di masyarakat terhadap
penderita epilepsi. (Brogododot)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar