AKANKAH
AKU
Aku tersenyum sambil mengayunkan
langkah. Angin dingin menerpa, membuat tulang-tulang disekujur tubuhku
bergemertak. Kumasukan telapak tangan ke dalam saku jaket, mencoba memerangi
rasa dingin yang terasa begitu menyiksa. Wangi kayu cadar yang terbakar
diperapian menyambutku ketika Diana membukakan pintu. Wangi yang kelak akan kurindu ketika aku telah kembali ke tanah air.
Tapi wajah ayu di hadapanku, akankah kurindu juga? Ada yang berdegup keras di
dalam dada, namun kuusahakan untuk menepiskannya. Jangan Dewa, sergah hati
kecilku, jangan biarkan hatimu terbagi. Ingatlah Dewi dia tengah menunggu
kepulanganmu dengan segenap cintanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar