Jumat, 07 November 2014

Budaya


Apa yang dimaksud dengan budaya dan bagaimana budaya mempengaruhi perilaku manusia?
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka. Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Budaya mempengaruhi kehidupan kita seperti contoh nya orang batak gaya bicara atau logat bicara mereka kasar beda dengan orang jawa yang ramah. orang jawa atau keturunan dari jawa menyukai makanan yang manis sangat berbeda dengan orang padang atau bisa di sebut orang sumatra menyukai makanan yang pedas. Di dalam kebudayaan masyarakat padang masih memandang derajat berbeda walaupun ada orang yang lebih tua tapi derajatnya lebih rendah dibanding orang yang lebih muda tetap orang yang tua tersebuat harus memanggil yang muda dengan sebutan wan atau om. Mereka tidak memandang umur melainkan memandang derajat yang ada pada orang tersebut. Kebudayaan dapat dibagi menjadi beberapa macam. Diantaranya kebudayaan dalam bentuk agama, politik, adat istiadat, bahasa, karya seni, bangunan, jalan pikir dan kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar